Friday, September 7, 2012

Sisi Lain Berantem



Buka-buka majalah terbitan desember 2005.. eh ada yang seru dan akhirnya diabadikan deh di postingan kali ini..


Yang berikut ini cocok nih buat anak-anak muda ABG yang lagi ngenal pacaran dan seringnya berantem, tapi kalo soal berantem aku yang umur segini aja (20 tahun ke atas) juga masih sering berantem sama pasangan..

eits jangan mengambil keputusan yang salah yaaa hanya gara-gara berantem.. baca dulu yang di bawah ini yaaa...

1. Bikin Lega

Sering berantem terjadi karena kita dan pasangan beda pendapat. No Problem! Ini menunjukkan masih ada kebebasan berpendapat dalam hubungan kita (kayak rapat MPR, qi-qi-qi). Nah, kadang memang ada beda pendapat yang perlu diobrolin dengan berantem, supaya perasaan kita keluar semua. Lega!

2. Semakin Kenal

Dalam berantem ini, kelihatan deh, sifat asli masing-masing. Bagaimana cara bilang hal yang tidak disuka, cara mendengarkan omongan orang, tingkat kedewasaan, dan banyak lagi. Dalam situasi “mendidih”, dijamin tidak bakal bisa jaim.. Pertanyaannya, sanggup tidak menghadapi sifat masing-masing?

3. Jadi Kangeeen

Kita lagi muarah banget sama pasangan saat sedang dan selesai berantem. Mungkin kata “putus” sampai keluar segala. Hmmmm... biasanya nih setelah muarah banget (dengan perasaan hati yang heboh gitu), kita lebih cooling down. Saat pendinginan ini bikin kita jadi ingat sama kebaikan pasangan, terus... ingat kenangan-kenangan manis waktu dulu.. cieee

4. Tambah Dewasa

Masalah, konflik, atau pengalaman buruk kaya’ berantem bikin kita tambah dewasa. Satu kasus selesai, kita punya pengalaman buat kasus sejenis yang mungkin muncul nanti. Asyik kan? Kalau seandainya tidak selesai, no problem! Kita jadi tahu gimana rasanya “gado-gado cinta” yaitu perasaan marah, campur sedih, campur sayang.

5. Tidak Monoton

Kalau kita dan pasangan tidak pernah berantem, tidak seru juga, ah. Eh, maksudnya bukannya kita harus cari gara-gara untuk berantem, lho. Tapi... kalau setiap ada masalah, salah satu mengalah terus, tidak asyik juga, kan. Hubungan pacaran tidak bakal jalan kalau rodanya tidak berputar. Jadi memang kadang harus ada di atas, manis dan romantis. Tapi kadang juga di bawag, berantem atau salah paham.

6. Ada Usaha

Kalau berantem karena beda pendapat, ini tandanya masih ada usaha buat menyelamatkan hubungan. Kalau malah Cuma didiamkan, jangan-jangan sebenarnya kita malah sudah malas, nih.



AWAAAS.. AWAAAS!


Kalau sudah kejadian yang seperti ini, coba pikir-pikir banget. Jangan-jangan memang ada yang salah dengan hubungan kita :

1. Berantem terus-terusan

2. Masalah yang muncul selalu sama

3. Mulai ada berantem fisik kecil seperti menarik lengan, atau melempar barang.

4. Tidak pernah berantem.

Waduh, tidak sehat juga, lho. Biasanya ini terjadi gara-gara kita terbiasa saling mengalah.belum tentu bagus, lhoo. Bisa saja ini pertanda kalau kita dan pasangan suka menghindari masalah. Rugi juga nih, karena kita tidak tahu kapan harus membenahi kesalahan kita.